Kompleksitas

Kompleksitas adalah suatu indikator antarhubungan di dalam suatu proyek, program, atau portofolio yang memengaruhi cara bagaimana hubungan ini akan dikelola dan keahlian yang dibutuhkan untuk mengelolanya. Semua proyek, program, dan portofolio dihasilkan dari banyak fungsi dan proses yang saling berhubungan dimana semuanya sangat kompleks, sesuai dengan definisi kamus. Namun, beberapa lebih kompleks daripada yang lainnya.

Ada pendapat bahwa tingkat kompleksitas mengharuskan pendekatan dan keahlian manajerial yang berbeda tetapi tidak ada suatu skala pengukuran yang absolut. Dalam hal ini penilaian tingkat kompleksitas adalah sangat subjektif

Walaupun ada usaha yang berkaitan dengan profesi untuk mendefinisikan pekerjaan kompleks dan tidak kompleks dengan cara biner, Praxis berpendapat bahwa kompleksitas merupakan suatu skala berkelanjutan yang dapat diaplikasikan pada bidang manajemen P3 yang berbeda. Tingkat kompleksitas memengaruhi cara penyesuaian fungsi, metode, dan kompetensi.

Proyek dan program menunjukkan tingkat kompleksitas yang berbeda. Portofolio memiliki tingkat kompleksitas yang sesuai dengan skala tetapi terutama mencerminkan kompleksitas proyek dan program komponen mereka.

Secara umum, bidang kompleksitas yang teridentifikasi pada proyek dan program terdiri atas:

  • Lingkup
  • Ini mungkin merupakan bidang yang paling kompleks. Lingkup dapat mencakup dari produksi output tunggal hingga penyelesaian ramuan yang kompleks outputs yang saling berhubungan, outcomes, dan manfaat serta semua titik-titik di antaranya.

  • Kompleksitas lingkup seharusnya tidak disalah artikan dengan pengertian skala. Konstruksi jalan utama bisa ditempuh dalam waktu yang lama dan biaya yang besar tetapi sedikit kompleks (dalam terminologi lingkup) dibandingkan sedikit latihan mengenai perubahan bisnis, dengan teknologi yang saling terkait dan perubahan sosial.

  • Ini adalah kompleksitas lingkup yang paling berpengaruh di dalam pilihan siklus hidup dan metode. Singkat kata, pemilihan bagaimana pekerjaan akan dikelola sebagai proyek atau progam didasarkan pada kompleksitas lingkup.

  • Ketidakpastian
  • Semua proyek dan program sesuai definisi bersifat tidak pasti. Manajemen proyek dan program didesain untuk mengelola ketidakpastian. Ini kadang-kadang dapat memberikan kesan bahwa sikap disiplin sedang mencoba menghilangkan ketidakpastian sebelum memulai suatu proyek atau program. Namun, tidak demikian. Jika tidak ada usaha keras yang dilakukan tanpa menghilangkan ketidakpastian, maka akan sangat sedikit yang dapat dilakukan.

Salah satu cara mengelola ketidakpastian lingkup adalah menggunakan siklus hidup paralel dan bukan linear sehingga tujuan dapat berkembang melalui siklus hidup.

  • Manajemen proyek dan program meliputi ketidakpastian tetapi harus disesuaikan agar metode, teknik, dan sumber daya yang digunakan sesuai dengan tingkat ketidakpastian yang ada dalam pekerjaan.

  • Ketidakpastian dapat berhubungan dengan asumsiawal; perkiraan outcomes; stabilitas spesifikasi, dan bagian dari faktor lainnya.

  • Perubahan
  • Beberapa proyek yang tidak kompleks tidak melibatkan manajemen perubahan sama sekali. Proyek dan program lainnya mungkin mensyaratkan individu dan kelompok mengubah cara mereka berjalan dan bekerja, baik secara permanen atau hanya selama pekerjaan berlangsung.

  • Besarnya perubahan dapat dilihat dari terminologi luas dan kedalamannya.

  • Luas perubahan berkaitan dengan jumlah dan cakupan orang-orang yang diminta untuk berubah. Luasnya perubahan, komunitas pemangku kepentingan yang lebih besar, dan cakupan dukungan yang lebih besar berlawanan dengan pekerjaan. Pekerjaan hanya bisa memengaruhi sejumlah kecil orang dalam satu departemen atau komunitas besar yang mencakup multidisiplin atau organisasi skala internasional.

  • Dalamnya perubahan mengarah pada tingkat perubahan atau dampak perubahan terhadap orang-orang. Sebagai contoh, perubahan signifikan terjadi bila perubahan bisnis dapat menghilangkan pekerjaan atau bila proyek infrastruktur memindahkan orang-orang dari rumahnya.

  • Inovasi
  • Inovasi dapat dipandang sebagai inovasi dalam pendekatan teknis untuk pekerjaan atau inovasi dalam metode manajemen.

  • Inovasi teknis lebih nyata. Di dunia dimana teknologi bergerak dengan kecepatan yang terus meningkat, akan selalu ada proyek atau program yang menciptakan teknologi baru atau yang pertama kali mempraktikkannya.

  • Penting juga mempertimbangkan ‘inovasi’ sebagai suatu terminologi yang relatif.

  • Inovasi untuk satu organisasi belum tentu merupakan inovasi bagi lainnya. Organisasi yang sangat matang dalam hal penyelesaian proyek belum tentu pernah menyelesaikan program sebelumnya, sehingga bagi manajemen organisasi, program tersebut merupakan suatu pendekatan inovatif dan kompleks.

  • Dinamika
  • Tingkat kompleksitas satu proyek atau program tentu saja dapat sewaktu-waktu berubah. Jaringan keterkaitan akan beragam terhadap siklus hidup. Sebagian pekerjaan beroperasi di lingkungan yang stabil sementara sebagian pekerjaan yang lain banyak menyesuaikan dengan perubahan eksternal, baik politik, sosial, teknik, dan lainnya.

 

Setiap upaya mengategorikan banyak aspek yang saling berkaitan dari proyek, program, atau portofolio hanya bersifat ilustrasi. Daftar sumber yang berbeda dari berbagai bidang kompleksitas tidak memiliki model  pasti. Faktanya, berusaha mendefinisikan model umum dan pasti akan sia-sia karena kompleksitas itu sendiri demikian kompleks.

Bila model kompleksitas dapat bekerja dengan baik di lingkungan tertutup, misal, suatu organisasi bisa mengembangkan model kompleksitas untuk cakupan pekerjaannya sendiri,  inidapat membantu mengambil keputusan seperti menyesuaikan satu proyek dengan seorang manajer proyek yang memiliki rpengalaman sesuai dengan proyek tersebut atau bagaimana investasi harus dilakukan dalam infrastruktur dengan tata laku yang baik (governance).

Secara terbatas, titik pemahaman kompleksitas adalah memahami perbedaan pekerjaan yang dapat ditangani oleh manajemen P3 dan perlunya menyesuaikan semua disiplin dalam keadaan khusus.

 

Terima kasih Lukas Sihombing untuk terjemahannya pada laman ini.

SHARE THIS PAGE
24th March 2015Link to Italian page added

Kompleksitas

Kembali ke atas